Pilihan Tour

PT. Bali Easy Holiday menyediakan berbagai pilihan Tour untuk menjelajahi Bali. Pilih dan sesuaikan dengan jadwal yang anda inginkan.

Full Day Tour - Kintamani

Tari Barong

Tari Barong adalah satu di antara begitu banyak ragam seni pertunjukan Bali. Barong merupakan sebuah tarian tradisional Bali yang ditandai dengan Topeng dan kostum badan yang dapat dikenakan oleh satu atau dua orang untuk menarikannya. Tari Barong mengambarkan pertarungan yang sengit antara kebaikan melawan kejahatan. Barong vs Rangda ialah dua eksponen yang saling kontradiktif satu dengan yang lainnya. Barong dilambangkan dengan kebaikan, dan lawannya Rangda ialah manifestasi dari kejahatan. Tari Barong biasanya diperankan oleh dua penari yang memakai topeng mirip harimau sama halnya dengan kebudayaan Barongsai dalam kebudayaan China. Sedangkan Rangda berupa topeng yang berwajah menyeramkan dengan dua gigi taring runcing di mulutnya.

Desa Celuk

Desa Celuk  adalah sebuah desa dengan hasil produksi seni kerajinan perak yang tersohor, sehingga menjadi objek wisata identik sebagai penghasil perak terkenal di Bali. Tidak hanya itu, celuk juga memproduksi juga kerajianan emas, dan terkenal sampai ke mancanegara. dan kemudian menjadi tujuan wisatawan domestik maupun asing. Celuk dapat dikunjungi, buka setiap hari dari pagi sampai sore, para pelancong bisa datang dan berkunjung ke sini untuk melihat dari dekat para seniman mengerjakan kerajinan tradisional ini, berkreasi membuat perhiasan emas, perak dengan hasil produksi bermutu tinggi. Anda bisa dengan mudah menemukan ataupun bisa membeli langsung perhiasan-perhiasan di etalase yang dipajang langsung di workshop para seniman.

Desa Mas

Desa Mas  tergolong sebagai desa wisata yang terletak di Kecamatan Ubud, Gianyar, Bali. Jika ditempuh dari Denpasar jaraknya kira-kira sekitar 20 km. Hampir di sepanjang jalan menuju ke desa Mas dipenuhi oleh aneka macam art-shop yang berfungsi sebagai sentra perdagangan kerajinan patung. Di art-shop itu pula banyak ditemukan mereka yang bekerja sebagai pemahat, pengukir dan pematung. Ciri dari kerajinan yang menjadi daya tarik desa Mas ini yakni keteguhannya dalam mengusung nilai-nilai humanisme dan naturalisme sebagai pesan sentralnya.

Desa Ubud

Desa Ubud terkenal di antara para wisatawan mancanegara karena lokasi desa ini terletak di antara sawah dan hutan yang terletak di antara jurang – jurang gunung yang membuat pemandangan alam sangat indah. Selain itu Ubud dikenal dengan seni dan budaya yang berkembang sangat pesat dan maju. Denyut nadi kehidupan masyarakat Ubud tidak bisa dilepaskan dari kesenian. Di sini banyak pula terdapat galeri-galeri seni, serta arena pertunjukan musik dan tari yang digelar setiap malam secara bergantian di segala penjuru desa.

Sudah sejak tahun 1930-an, Ubud terkenal di antara wisatawan barat. Kala itu pelukis Jerman; Walter Spies dan pelukis Belanda; Rudolf Bonnet menetap di sana. Mereka dibantu oleh Cokorda Gede Agung Sukawati, dari Puri Agung Ubud. Sekarang karya mereka bisa dilihat di Museum Puri Lukisan, Ubud.

Kintamani

Kintamani  adalah salah satu objek wisata di Bali, yang memiliki udara pegunungan berhawa sejuk dengan panorama Gunung  dan Danau Batur begitu indah. Kawasan paling favorit adalah desa Penelokan kecamatan Kintamani, desa ini terletak pada tepian kaldera Gunung Batur, spot ini adalah tempat tampil teramat indah untuk melihat pemandangan Gunung Batur beserta danaunya. Dari tempat ketinggian melihat sensasi gunung Batur, kadang-kadang terlihat begitu jelas mengeluarkan asap, karena tergolong masih aktif dan keindahanan danau bulan sabit yang berada pada kaki gunung. waktu yang tepat untuk berkunjung ke sini adalah pada siang hari, saat waktu makan siang, karena di sepanjang jalan tersedia restaurant yang menyajikan pemandangan lembah, gunung serta danau Batur yang indah.

Pura Tirta Empul - Tampak Siring

Pura Tirta EmpulTampaksiring dan permandiannya terletak di wilayah desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar. Tampaksiring adalah nama dan sebuah desa yang terletak 36 km dari Denpasar. Pura Tirta Empul sebagai peninggalan Kerajaan di Bali, salah satu dari beberapa peninggalan purbakala yang menarik untuk disaksikan dan diketahui di desa ini. Di sebelah Barat Pura tersebut terdapat Istana Presiden yang dibangun pada pemerintahan Presiden Soekarno. Mengenai nama pura ini kemungkinan besar diambil dari nama mata air yang terdapat di dalam pura ini yang bernama Tirta Empul seperti yang telah disebutkan diatas. Secara etimologi bahwa Tirta Empul artinya air yang menyembur keluar dari tanah. Maka Tirta Empul artinya adalah air suci yang menyembur keluar dari tanah.

Full Day Tour - Bedugul

Mengwi

Pura Taman Ayun Mengwi  merupakan pura Ibu (Paibon) bagi Kerajaan Mengwi, Bali. Dikelilingi kolam ikan sehingga pada saat berada di tempat ini seolah – olah berada tengah danau, dibangun pada abad 17 (konon dibangun tahun 1634) oleh raja pertama Kerajaan Mengwi Tjokerda Sakti Blambangan dengan arsitek yang berasal dari cina. Awalnya pura ini didirikan karena pura – pura tempat peribadatan umat saat itu yang tersedia jaraknya terlalu jauh untuk dijangkau oleh masyarakat Mengwi. Letak Pura Taman Ayun adalah di Desa Mengwi Kabupaten Badung, Bali, kira-kira terletak 18 Kilometer arah Utara Kuta. Terlihat keindahan arsitektur dan keagungan peninggalan sejarah ini. Aspek seni, unik, magis serta unsur nilai sejarah membuat pura ini banyak dikunjungi oleh para pelancong yang sedang melakukan perjalanan tour.

Bedugul - Pura Ulun Danu Beratan

Pura Ulun Danu Beratan merupakan sebuah candi air besar di Bali. Pura ini terletak di dataran tinggi Desa Bedugul Kabupaten Tabanan. Sebuah Dataran tinggi yang menjadi daerah wisata unggulan Pulau Bali. Di daerah yang berhawa sejuk ini, Anda akan disajikan pesona keindahan Danau Beratan yang sangat indah.

Sebagai salah satu ikon pulau Bali, Anda pasti mengenal pura suci ini, setidaknya dapat melihatnya dari gambar uang kertas Rp50.000,00. Pura Ulun Danu Beratan berada di tepi Danau Beratan. Di depan halaman sebelah kiri dari Pura Ulun Danu Beratan terdapat sebuah sarkopagus dan sebuah papan batu yang berasal dari masa tradisi megalitik, sekitar 500 SM. Kedua artefak tersebut sekarang ditempatkan masing-masing di atas babaturan (teras). Diperkirakan bahwa lokasi Pura Ulun Danu Beratan telah digunakan sebagai tempat untuk melaksanakan kegiatan ritual sejak zaman megalitik.
Terletak di dataran tinggi, menyebabkan tempat ini sangat sejuk dan kadang-kadang di selimuti kabut. Keindahan alam pegunungan dan Danau Beratan yang bersih sangat mempesona, di tengahnya ada sebuah pura Ulun Danu yang merupakan tempat pemujaan kepada Sang Hyang Dewi Danu sebagai pemberi kesuburan. Ini adalah objek wisata yang akan sangat sayang sekali apabila Anda lewatkan saat datang ke Bali

Alas Kedaton

Alas Kedaton merupakan salah satu obyek wisata yang ada di Bali dengan kehidupan kera hutan yang berlokasi di Desa Kukuh Kecamatan Marga, kota Tabanan, 4 km dari kota Tabanan, tempat ini sekarang terkenal bernama Taman Wisata Alam Alas Kedaton atau Alas Kedaton Monkey Forest. Tempat ini memiliki pesona hutan lebat serta banyak dihuni oleh kera, jumlahnya sampai ratusan, diperkirakan sekitar 400-an populasi kera ada di sana, ada juga sekumpulan kelelawar besar / kalong hidup bergelantungan diatas pohon untuk tidur sambil menunggu malam tiba, biasanya mereka menghabiskan waktu bergelantungan pada dahan pohon-pohon besar belakang pada kawasan hutan ini.

Di kawasan wisata alam hutan lindung ini, terdapat pura suci diyakini warga memiliki kekuatan magis untuk melindungi areal hutan ini serta warga disekitarnya. Pura ini sering pula disebut Pura Alas Kedaton atau Pura Dalem Kahyangan.

Pura Tanah Lot

Pura Tanah Lot  adalah sebuah objek wisata di Bali. Di sini ada dua pura yang terletak di atas batu besar. Satu terletak di atas bongkahan batu dan satunya terletak di atas tebing mirip dengan Pura Uluwatu. Pura Tanah Lot ini merupakan bagian dari pura Dang Kahyangan. Pura Tanah Lot merupakan pura laut tempat pemujaan dewa-dewa penjaga laut. Tanah Lot terkenal sebagai tempat yang indah untuk melihat matahari terbenam.

Menurut legenda, pura ini dibangun oleh seorang brahmana yang mengembara dari Jawa, yaitu Danghyang Nirartha yang berhasil menguatkan kepercayaan penduduk Bali akan ajaran Hindu dan membangun Sad Kahyangan tersebut pada abad ke-16. Pada saat itu, penguasa Tanah Lot yang bernama Bendesa Beraben merasa iri kepadanya karena para pengikutnya mulai pergi untuk mengikuti Danghyang Nirartha. Bendesa Beraben kemudian menyuruh Danghyang Nirartha meninggalkan Tanah Lot. Danghyang Nirartha menyanggupi, tetapi sebelumnya ia dengan kekuatannya memindahkan Bongkahan Batu ke tengah pantai (bukan ke tengah laut) dan membangun pura di sana. Ia juga mengubah selendangnya menjadi ular penjaga pura. Ular ini masih ada sampai sekarang dan secara ilmiah ular ini termasuk jenis ular laut yang mempunyai ciri-ciri berekor pipih seperti ikan, warna hitam berbelang kuning dan mempunyai racun 3 kali lebih kuat dari ular cobra. Akhirnya disebutkan bahwa Bendesa Beraben menjadi pengikut Danghyang Nirartha

Full Day Tour - Nusa Dua

Tanjung Benoa Water Sport

Tanjung Benoa merupakan salah satu pantai yang dikenal sebagai surga wisata air. Pantai yang letaknya di Kecamatan Tanjung Benoa, Kabupaten Badung dengan jarak tempuh sekitar 45 menit dari Denpasar, ibu kota Provinsi Bali. Objek wisata Pantai Tanjung Benoa Bali,  merupakan tempat  yang sangat cocok untuk melakukan kegiatan olahraga air / watersport (wisata bahari) karena kawasan pantai ini airnya sangat tenang berpasir putih, sehingga banyak wisatawan domestik dan wisatawan asing liburan datang untuk mencoba olahraga air di sini, dan menjadi bagian agenda tour ke rute bagian Selatan. Kegiatan olahraga air di Tanjung Benoa, biasanya dimulai dari Pukul 09.00 Pagi sampai dengan 15.00 sore, menikmati beragam permainan menantang dengan ditemani instruktur – instruktur yang handal akan memberikan jaminan keselamatan dan rasa aman saat melakukan permainan ini. Tempat ini sangat bagus bagi Anda yang menyukai olahraga air. Beragam kegiatan olahraga air yang ada di pantai ini adalah banana boat, jet ski, parasailing, snorkeling, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Garuda Wisnu Kencana (GWK)

Garuda Wisnu Kencana atau disebut juga Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana, yang disingkat GWK, adalah sebuah taman wisata yang terletak di bagian selatan pulau Bali. Taman wisata ini terletak di Tanjung Nusa Dua, Kabupaten Badung, kira-kira 40 kilometer di sebelah selatan Denpasar, ibu kota provinsi Bali. Di areal taman budaya ini, direncanakan akan didirikan sebuah landmark atau maskot Bali, yakni patung berukuran raksasa Dewa Wisnu yang sedang menunggangi tunggangannya, Garuda, setinggi 12 meter. Area Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana berada di ketinggian 146 meter di atas permukaan tanah atau 263 meter di atas permukaan laut.

Pantai Dreamland

Pantai Dreamland adalah sebuah tempat pariwisata yang terletak di sebelah selatan Bali, di daerah bernama Pecatu. Pantai Dreamland dikelilingi oleh tebing-tebing yang menjulang tinggi, dan dikelilingi batu karang yang lumayan besar di sekitar pantai. Lokasi pantai ini berada dalam kompleks Bali Pecatu Graha (Kuta Golf Link Resort) yaitu sekitar 30 menit dari Pantai Kuta. Pantai Dreamland sendiri hampir mirip dengan pantai Kuta. Pasir putih dan celah karang yang terjal menjadi pemandangan yang begitu memikat mata untuk dipandang. Lokasi berpasir putih bersih di pantai sempit tepat di bawah dinding karang curam cocok untuk menikmati matahari tenggelam atau sekedar menyaksikan atraksi para peselancar. Ombaknya yang tinggi dan besar banyak diminati oleh para penggemar olahraga selancar air (surfing), bahkan Dreamland sudah dijadikan semacam surfing spot baru untuk kawasan Bali.

Pantai Pandawa

Pantai Pandawa  adalah salah satu kawasan wisata di area Kuta selatan, Kabupaten Badung, Bali. Pantai ini terletak di balik perbukitan dan sering disebut sebagai Pantai Rahasia (Secret Beach). Di sekitar pantai ini terdapat dua tebing yang sangat besar yang pada salah satu sisinya dipahat lima patung Pandawa dan Kunti. Keenam patung tersebut secarara berurutan (dari posisi tertinggi) diberi penejasan nama Dewi Kunti, Dharma Wangsa, Bima, Arjuna, Nakula, dan Sahadewa. Selain untuk tujuan wisata dan olahraga air, pantai ini juga dimanfaatkan untuk budidaya rumput laut karena kontur pantai yang landai dan ombak yang tidak sampai ke garis pantai. Cukup banyak wisatawan yang melakukan paralayang dari Bukit Timbis hingga ke Pantai Pandawa.

Pura Uluwatu

Pura Uluwatu atau Pura Luhur Uluwatu merupakan pura yang berada di wilayah Desa Pecatu, Kecamatan Kuta, Badung. Pura yang terletak di ujung barat daya pulau Bali ini terletak di atas anjungan batu karang yang terjal dan tinggi serta menjorok ke laut merupakan Pura Sad Kayangan yang dipercaya oleh orang Hindu sebagai penyangga dari 9 mata angin. Pura ini pada mulanya digunakan menjadi tempat memuja seorang pendeta suci dari abad ke-11 bernama Empu Kuturan. Ia menurunkan ajaran Desa Adat dengan segala aturannya. Pura ini juga dipakai untuk memuja pendeta suci berikutnya, yaitu Dang Hyang Nirartha, yang datang ke Bali pada akhir tahun 1550 dan mengakhiri perjalanan sucinya dengan apa yang dinamakan Moksah atau Ngeluhur di tempat ini. Kata inilah yang menjadi asal nama Pura Luhur Uluwatu. Pura Uluwatu terletak pada ketinggian 97 meter dari permukaan laut. Di depan pura terdapat hutan kecil yang disebut alas kekeran, hutan ini berfungsi sebagai penyangga kesucian pura.

FULLDAYS BESAKIH TOUR

KERTAGOSA

Kertagosa tempat wisata di Bali, dikunjungi wisatawan saat liburan dan hari raya. Banyak Bali photographer melakukan pre wedding photo di Kerta Gosa

BUKIT JAMBUL

Bukit Jambul dikenal sebagai objek tujuan wisata yang mengagumkan karena kombinasi harmonis antara perbukitan, persawahan, lembah, dan panorama laut

BESAKIH

Pura Besakih : Pura Besakih adalah sebuah komplek pura yang terletak di Desa Besakih, Kecamatan Rendang Kabupaten Karangasem, Bali, Indonesia. Komplek Pura Besakih terdiri dari 1 Pura Pusat (Pura Penataran Agung Besakih) dan 18 Pura Pendamping (1 Pura Basukian dan 17 Pura Lainnya). Di Pura Basukian, di areal inilah pertama kalinya tempat diterimanya wahyu Tuhan oleh Hyang Rsi Markendya, cikal bakal Agama Hindu Dharma sekarang di Bali, sebagai pusatnya. Pura Besakih merupakan pusat kegiatan dari seluruh Pura yang ada di Bali. Di antara semua pura-pura yang termasuk dalam kompleks Pura Besakih, Pura Penataran Agung adalah pura yang terbesar, terbanyak bangunan-bangunan pelinggihnya, terbanyak jenis upakaranya dan merupakan pusat dan semua pura yang ada di komplek Pura Besakih. Di Pura Penataran Agung terdapat 3 arca atau candi utama simbol stana dari sifat Tuhan Tri Murti, yaitu Dewa Brahma, Dewa Wisnu dan Dewa Siwa yang merupakan perlambang Dewa Pencipta, Dewa Pemelihara dan Dewa Pelebur/Reinkarnasi. Pura Besakih masuk dalam daftar pengusulan Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 1995.

GOA LAWAH

Pura Goa Lawah dikenal sebagai salah satu dari enam pura penting di Bali. Dapatkan keterangan detail tentang pura Goa Lawah dan peta petunjuk arah.

LOVINA - DOLPHIN TOUR

LOVINA

Pantai Lovina : Pantai Lovina atau Lovina terletak sekitar 9 Km sebelah barat kota Singaraja, ini merupakan salah satu obyek wisata yang ada di Bali Utara. Wisatawan baik asing maupun lokal banyak yang berkunjung ke sana, selain untuk melihat pantainya yang masih alami, juga untuk melihat ikan lumba-lumba yang banyak terdapat di pantai ini. Dengan menyewa perahu nelayan setempat, kita dapat mendekati lumba-la yang biasanya menampakan diri pada pagi hari bersamaan dengan matahari terbit

AIR PANAS BANJAR ( HOT SPRING WATER )

I am text block. Click edit button to change this text. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

GITGIT WATERFALL

I am text block. Click edit button to change this text. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

BEDUGUL - ULUN DANU & DANAU BERATAN

Pura Ulun Danu Beratan merupakan sebuah candi air besar di Bali. Pura ini terletak di dataran tinggi Desa Bedugul Kabupaten Tabanan. Sebuah Dataran tinggi yang menjadi daerah wisata unggulan Pulau Bali. Di daerah yang berhawa sejuk ini, Anda akan disajikan pesona keindahan Danau Beratan yang sangat indah.

Sebagai salah satu ikon pulau Bali, Anda pasti mengenal pura suci ini, setidaknya dapat melihatnya dari gambar uang kertas Rp50.000,00. Pura Ulun Danu Beratan berada di tepi Danau Beratan. Di depan halaman sebelah kiri dari Pura Ulun Danu Beratan terdapat sebuah sarkopagus dan sebuah papan batu yang berasal dari masa tradisi megalitik, sekitar 500 SM. Kedua artefak tersebut sekarang ditempatkan masing-masing di atas babaturan (teras). Diperkirakan bahwa lokasi Pura Ulun Danu Beratan telah digunakan sebagai tempat untuk melaksanakan kegiatan ritual sejak zaman megalitik.
Terletak di dataran tinggi, menyebabkan tempat ini sangat sejuk dan kadang-kadang di selimuti kabut. Keindahan alam pegunungan dan Danau Beratan yang bersih sangat mempesona, di tengahnya ada sebuah pura Ulun Danu yang merupakan tempat pemujaan kepada Sang Hyang Dewi Danu sebagai pemberi kesuburan. Ini adalah objek wisata yang akan sangat sayang sekali apabila Anda lewatkan saat datang ke Bali

JATILUWIH - RICE TERRACE

Jatiluwih – rice terrace is a favorite tourist destination in Bali famous with the beautiful rice terrace unfolding from the foot of mountain until the coastal side. It is one of places to visit in Bali with the beautiful view as according to its name from Jati and luwih, where Jati mean really and Luwih meaning especial, good, and beautiful or the equivalent. The local paddies are planted in this place look typically of the high relative size plant if it is compared with other pre-eminent paddy planted by most farmers in Bali . Despitefully, Jatiluwih also famous with its organic agriculture system due to the location is located in the in the plateau of Watukaru Mount which is suitable for the agriculture development.

Jatiluwih is one of the place of interest in the area of Penebel, Tabanan. Jatiluwih famous for its natural beauty with terraced rice fields which neatly. in this place also in the beautiful mountain scenery named Batukaru mountain, because the location of this Jatiluwih right at the foot of the Batukaru mountain.

Jatiluwih rice cultivation has an area of approximately 636 ha. And this Jatiluwih rice field located at an altitude of 700 meters above sea level. This area is a suitable place to visit for the one who missed the Mountain fresh air and the natural panorama as a place to soothe the mind, because of the beautiful place that is still natural with fresh air.

Jatiluwih is surrounded by cool atmosphere because it is located in the height of 700 meters above sea level. Besides its nature potency, Jatiluwih is also saving the cultural potency, especially history of the Petali Temple existence that is related to the power of Ida Dalem Waturenggong King in Keraton Gelgel (1460 – 1552). The distance from Denpasar to Jatiluwih is about 48 km and it is situated in upstate of Tabanan town (28 Km). The road to this place has been progressively improved so that motor vehicle can enter from east side through Pacung Village and go to Jatiluwih and also from the west side from Watukaru Temple pass to Jatiluwih. Jatiluwih is many visited by tourist from local and foreign countries who want to enjoy the cold atmosphere and beautiful panorama of rice terrace. Jatiluwih as a nature tourist destination in Bali which has been recognized since Dutch colonial build the Security Headquarter and until now the local residents conceives with the Dutch Tangs. Indonesian government has assigned the Jatiluwih to be a Tourist Destination Village because of this potency.

Jatiluwih also keep the unique religious ceremony attraction which is famous know as Patirtaan in Petali Temple on Wednesday Kliwon Ugu (Based on Balinese Calendar). The local residents believe that Petali Temple is a worship center of The Hyang Widhi Wasa (the God) as agriculture power. Beside of Petali Temple , there is also Pucak Rsi Temple is located in this area. As a tourist object, Jatiluwih provides the public facilities like parking area, toilet, resting bale and Wantilan for tourist who is enjoying the beautiful panorama. Some restaurants have been built to serve the food and beverage.

From Jatiluwih Rice Terrace tourists can also visit the hot spring water of angsri,because the distance from the hot spring angsri Jatiluwih so is close. Although the location of this resort is very isolated, with roads winding,but many area attractions that we can enjoy there. For the journey to this region also is not boring,because we travel along the beautiful river views along the way in which vast stretches of rice field,and the shady trees that lined all the way to Jatiluwih.If you want to visit tourist areas filled with green rice fields stretching to the beauty and it’s tradition so Jatiluwih are the areas you should visits.

TAMAN SAFARI & MARINE PARK

Bali Safari & Marine Park : Taman Safari Bali (Bali Safari and Marine Park) adalah lokasi wisata yang berisi aneka satwa dari berbagai penjuru dunia yang habitatnya dibuat semirip mungkin dengan aslinya. Bali Safari & Marine Park berada di Jalan Bypass Prof. Dr. Ida Bagus Mantra tepatnya berada di tiga desa di Gianyar, yaitu Desa Lebih, Desa Serongga, dan Desa Medahan. Kawasan ini merupakan objek wisata nasional yang dibangun diatas lahan seluas 40 hektar. Terdiri dari 80 spesies dan 400 ekor satwa yang berasal dari tiga wilayah, yaitu Indonesia, India, dan Afrika

Tiket masuk Rp. 130.000/pax

CRUISE IN BALI ( LEMBONGAN & NUSA PENIDA )

Cruise di Bali : Mengarungi laut bali dengan berbagai kemewahan yang ditawarkan dapat anda nikmati dengan Bali Cruises. Outbound di bali akan menawarkan akomodasi cruises terbaik di bali yang akan membuat liburan anda nyaman dan berkesan. Bali Cruise ini akan mengantar anda ke Nusa Lembongan maupun Nusa Penida dengan berbagai kemewahan fasilitas wisatanya. Selain tour ke pulau Nusa Penida maupun ke Nusa Lembongan, anda juga bisa menikmati bali watersport selama cruises seperti : banana boat dan snorkeling. Bali Cruise dimulai pagi hari dan kembali pada sore hari. Kami merekomendasikan Bali Hai Cruise, Quicksilver dan Bounty Cruise.

BALI HAI CRUISES

Bali Hai Cruise : Selamat Datang di Bali Hai Cruise, menjelajahi pulau indah di surga Pulau Lembongan. Pelayaran yang mengundang anda untuk mengunjungi dan melihat pantai indah berpasir putih, terumbu karang berwarna-warni dan ikan dengan kapal pesiar mewah. Bali Hai Cruise menyajikan anda petualangan dan pengalaman menarik dengan kegiatan yang menarik menjelajahi pantai dan desa di Pulau Lembongan. Ini memberikan pilihan yang sempurna untuk melakukan pelayaran ke pulau Lembongan dengan pilihan seperti Reef Cruise, Aristocat, Casteway, Beach Club Cruise, Ocean Rafting, Dolphin dan South Coast Bali Cruise, Sunset Dinner, Hai Tide Huts dan Bali Hai Adventure Diving.

Harga & reservasi

BOUNTY CRUISES

Bounty Cruises : Bounty Cruises menawarkan paket fullday cruises yaitu paket kapal pesiar 1 hari penuh, menikmati semua fasilitas dan aktifitas yang ada di Pontoon tengah laut dekat Pulau Nusa Lembongan.Berlayar mengunakan kapal pesiar sedang berkapasitas 400 orang dengan kecepatan sampai dengan 30 knot, Bounty Cruises yang dilengkapi dengan peralatan yang memenuhi standard keamanan internasional dan pelayanan kelas executive dengan 3 decks ini, sangat aman untuk liburan anda. Berangkat dari Pelabuhan Benoa Bali menuju Pontoon, kita bisa menikmati sensasi wisata air sehari penuh dan menghabiskan waktu anda dengan mengikuti semua aktifitas seperti snorkling, aqua board, canoeing, glass bottom boat rides, banana boat, underwater viewing chamber, tour ke desa dan makan siang di ponton.

Harga & reservasi

QUICK SILVER CRUISES

Quicksilver Cruises : Quicksilver cruises yang dilengkapi dengan waterslide ini akan membawa Anda menikmati keindahan perairan dan peradaban budaya di pulau dewata. Perjalanan tour dimulai jam 9 pagi dan berakhir jam 4 sore setiap harinya. Penjemputan di hotel antara jam 08.00 – 08.30 pagi menuju pelabuhan/ dermaga teluk Marina Tanjung Benoa, untuk memulai perjalanan menikmati indahnya wisata alam Nusa Penida. Lamanya perjalanan menuju ke Pulau Nusa Penida adalah 45 menit. Selama perjalanan, awak Quicksilver Cruise mempersiapkan aneka hiburan dan permainan menarik. Bahkan bagi Anda yang lebih suka menikmati pemandangan laut dan fotografi juga dapat menghabiskan waktu selama berlayar dengan berfoto-foto. Kapal wisata ini nantinya akan merapat ke sebuah Mega Pontoon dengan 2 lantai yang berada dekat Nusa Penida. Berbagai fasilitas disediakan, diantaranya banana boat, semi submarine (kapal dengan dasar dari kaca untuk menikmati pemandangan bawah laut, waterslide (seluncur raksasa), ocean spa, dan snorkeling.

Harga & reservasi

KECAK DANCE - FIRE DANCE

Kecak and Fire Dance Performance Story

 What makes the Kecak special is that the accompanying music is provided by the human voice, the gamelan suara, a choir of a hundred men or more sitting in concentric circles, swaying, standing up, lying prone as the story develops.Amongst the swaying masses the voices of the storytellers can be heard telling the unfolding tale.
The story is a fragment from the Ramayana, the Hindu epic which finds its expression in many forms, not only in dance, but also in painting and carving. Prince Rama, heir to the throne of the kingdom of Ayodya, and his wife Sita have been banished from the kingdom by King Dasarata as a result of trickery by Rama’s stepmother. The story begins with the arrival of Rama and Sita accompanied by Rama’s brother Laksmana in the forest of Dandaka.
The trio have been observed by the demon Rahwana, King of Alengka, who lusts after the beautiful Sita. Rahwana sends his prime minister Marica to try and isolate Sita so that Rahwana can kidnap her. Marica’s magical powers turn him into a golden deer and he enters the forest and when the Sita sees the golden deer she is so enchanted by it that she asks Rama to capture it for her. Rama chases after the deer leaving his brother Laksamana behind with strict instuction to protec Sita. When Sita thinks she hears a cry for help from Rama she forces Laksamana to go after Rama by accusing him of cowardice and he goes off to help Rama with great reluctance after drawing a magic circle on the ground and telling Sita the she should not under any circumstance step out side the circle.
Sita, left alone in the forest becomes an easy prey to the trickery of Rahwana who has disguised himself has an old periest and bags Sita for some food as he is cold and hungry. Sita falls for for his trick, she steps outside the circle to give the old priest some food and rahwana grabs her and takes her to his palace.Once back in his palace in Alengka, Rahwana tries everything he can to seduce Sita without any luck.
In the palace of Alengka, Sita pours out her heart about her cruel fate to Rahwana’s niece Trijata, when Hanoman appears telling her that hi is Rama’s envoy and proving it by showing her Rama’s ring. Sita gives Hanoman a hairpin to show she is still alive and sand him back to Rama with a massage to come to her rescue.
In the meantime Rama and Laksamana accompanied by Tualen are wandering in the forest looking for Sita when Meganada, Rahwana’s son, appeares and engages Rama and Laksamana in Battle. Meganada uses his magic powers and shoots of an arrow which magically turns in to a dragon which overpowers Rama and Laksamana and they are trussed up in ropes.
The bird Garuda, King of all the bird, a good friend of King Dasarata, has observed trouble Rama is in from high up in the sky and comes to the rescue freeing the brothers from the ropes. Rama and Laksamana continue on their way to rescue Sita and are joined by Sugriwa, king of the monkeyes, and his monkeys army.
This fragmen of the Ramayana come to an end with the bittle between Sugriwa and his Monkeys Army and Meganada and his Demon Army which ends with the defeat of Meganada.